MISSILES FIRED BY U.S. DRONE HAVE KILLED AT LEAST 16 MILITANS IN NORTH-WEST PAKISTAN   *   SOUTH & CENTRAL CHINA, REELING FROM THE WORST FLOODS IN 12 YEARS, COULD FACE EVEN MORE SEVERE DELUGES, PREMIER WEN JIABAO HAS WARNED   *   A BOMB HAS EXPLODED AT BANGKOK, THAILAND, KILLING ONE PERSON AND WOUNDED 10 OTHERS   *   KY SERAHKAN CALON HAKIM AGUNG KE DPR HARI INI   *   UE: BLOGGER INDONESIA DARI YOGYAKARTA YAITU RIZANET.BLOGSPOT.COM MEMPEROLEH RATING TERTINGGI DARI GOOGLE RATING SEBAGAI BLOGS TERBAIK KATEGORI 2010 SE-ASIA   *   EDWIN VAN DER SAR: BELUM BERPIKIR PENSIUN DARI MAN UNITED   *   8.000 TENTARA AL AS-KORSEL MULAI LATIHAN PERANG DI LAUT JEPANG   *   8.000 TENTARA AL AS-KORSEL MULAI LATIHAN PERANG DI LAUT JEPANG   *   LIVERPOOL TERTARIK BOYONG DIEGO FORLAN JIKA FERNANDO TORES PINDAH   *   BMKG: JAKARTA DAN SEKITARNYA HUJAN RINGAN HARI INI   *   8 AKSI UNJUK RASA WARNAI JAKARTA HARI INI: KBUMN, ESDM, KEMENDAGRI, BPK, ISTANA MERDEKA, BUNDARAN HI, PERTAMINA PUSAT, PLN PUSAT   *   JORGE LORENZO JUARA MOTOGP AMERIKA   *   MENLU IRAN, BRASIL, DAN TURKI BAHAS KESEPAKATAN PERTUKARAN NUKLIR   *   4 RIBU WARGA SIPIL TEWAS AKIBAT PERANG DALAM 15 BULAN TERAKHIR DI AFGHANISTAN   *   KY SERAHKAN CALON HAKIM AGUNG KE DPR SENIN (26/7)   *   BAWASLU HENTIKAN 50 ANGGOTA PANWAS DAERAH PADA 2009-2010   *   KEMENKES TETAPKAN 1.755 CALON TENAGA KESEHATAN HAJI   *   TALIBAN REBUT DISTRIK STRATEGIS DI AFGHANISTAN TIMUR   *   KEMENKES TETAPKAN 1.755 CALON TENAGA KESEHATAN HAJI   *   GATTUSO-AC MILAN BELUM BAHAS PERPANJANGAN KONTRAK   *   ALBERTO CONTADOR JUARA TOUR DE FRANCE UNTUK KETIGA KALI   *   MOURINHO DESAK MADRID TAWAR GERRARD 30 JUTA POUNDS   *   13 ORANG TEWAS AKIBAT LONGSOR DI BARAT LAUT CHINA   *   VAN DER VAART PERTIMBANGKAN GABUNG KE CHELSEA ATAU LIVERPOOL   *   CEDERA, FERDINAND ABSEN BELA MU HINGGA SEPTEMBER 2010   *   BOM GUNCANG BANGKOK, 1 TEWAS, 10 LUKA   *   BADAI MEREDA, BP LANJUTKAN PENANGANAN TUMPAHAN MINYAK DI TELUK MEKSIKO   *   SKOTLANDIA MINTA AS-INGGRIS UNGKAP DOKUMEN LOCKERBIE   *   TIM SAR BESOK CARI 17 KORBAN LONGSOR DI DESA WAILIKUT, BURU SELATAN, MALUKU   *   KORBAN LUKA LEDAKAN BOM DI BANGKOK JADI 9 ORANG   *   2.500 ORANG TEWAS AKIBAT PERANG AS-TALIBAN DI PAKISTAN SEJAK 2009   *   POLISI SELIDIKI PESTA MIRAS YANG TEWASKAN 2 WANITA DI BABAKAN CIPARAY, BANDUNG   *   8 DOKTER INDONESIA BERANGKAT KE GAZA   *   POLISI SELIDIKI PESTA MIRAS YANG TEWASKAN 2 WANITA DI BABAKAN CIPARAY, BANDUNG   *   8 DOKTER INDONESIA RESMI BERANGKAT KE GAZA   *   PEMAIN KORSEL LEE CHUNG-YONG BERTAHAN DI BOLTON   *   FERNANDO ALONSO JUARA GP F1 JERMAN   *   FERNANDO ALONSO JUARA GP F1 JERMAN   *   BERKAS 4 PEMAIN SRIWIJAYA FC DILIMPAHKAN KE KEJAKSAAN, TERKAIT KASUS PENGEROYOKAN   *   10.300 CALON HAJI KALTENG MASUK DAFTAR TUNGGU   *   GUTI GABUNG KE BESIKTAS USAI 15 MUSIM BERSAMA MADRID   *   TALIBAN: SATU DARI DUA TENTARA AS YANG HILANG TEWAS   *   ARIEL DIJENGUK ORANGTUANYA DI MABES POLRI   *   BANTEN KEKURANGAN 1.245 PENYULUH PERTANIAN   *   PRESIDEN SBY AKAN HADIRI LOMBA CIPTA SENI PELAJAR NASIONAL 2010 DI BALI (26/7)   *   POLISI JERMAN SELIDIKI KONSER MUSIK TEKNO YANG TEWASKAN 19 ORANG DAN LUKAI 342 ORANG   *   BOM MELEDAK DI BANGKOK, 9 ORANG LUKA   *   SSB BANTENG MUDA MALANG LOLOS KE AFSEL USAI KALAHKAN SSB UNI BANDUNG 1-0   *   97 PETENIS DUNIA AKAN BERLAGA DI BALIKPAPAN 1-8 AGUSTUS 2010   *   AGEN: NASIB BALOTELLI DITENTUKAN PEKAN DEPAN   *   STUPA UTAMA CANDI BOROBUDUR AKAN DIRESTORASI   *   BAWASLU HENTIKAN 50 ANGGOTA PANWAS DAERAH 2009-2010   *   BI PERKETAT PENGAWASAN BANK BERMASALAH   *   MENDIKNAS KAJI PENYEBAB BIAYA MAHAL PENDIDIKAN   *   IRAN-UNI EROPA BAHAS PROGRAM NUKLIR SEPTEMBER 2010   *   EMPAT ROKET GAZA HANTAM ISRAEL SELATAN   *   FATIH TERIM TUNDA KUNJUNGAN KE INDONESIA   *   AS DESAK PAKISTAN TUMPAS MILITAN   *   PUTIN BERTEMU DENGAN 10 MATA-MATA RUSIA DI AS   *   PUTIN BERTEMU DENGAN 10 MATA-MATA RUSIA DI AS   *   TERSANGKA VIDEO ARIEL, RJ, DIPINDAH KE POLRES JAKSEL   *   110 KAPAL PESERTA SAIL BANDA BERTOLAK DARI DARWIN KE INDONESIA   *   ROSSI JANJI TAMPIL AGRESIF PADA MOTOGP LAGUNA SECA AS   *   BUPATI PROBOLINGGO KETUA NASIONAL DEMOKRAT JATIM   *   POLRES BANDUNG TANGKAP 41 ANGGOTA GENG MOTOR   *   POLRES BANDUNG TANGKAP 41 ANGGOTA GENG MOTOR   *   HELI TABRAK GUNUNG DI JEPANG, 5 TEWAS   *   GIGGS: FERGIE AKAN MELATIH MU HINGGA USIA 75 TAHUN   *   INIESTA MINTA BARCA TAK KEJAR LAGI FABREGAS   *   JUVENTUS INGIN PINJAM ADEBAYOR DARI MANC CITY   *   BNPB: 3 TEWAS, 3 HILANG AKIBAT BANJIR DI TANAHBUMBU, KALSEL   *   PRESIDEN SBY AJAK ULAMA BERJUANG PERBAIKI AKHLAK BANGSA   *   PRESIDEN SBY MINTA ULAMA BERJUANG PERBAIKI AKHLAK BANGSA   *   TOL KANCI-PEJAGAN SIAP DIGUNAKAN ARUS MUDIK-BALIK LEBARAN   *   20 BALITA DI BANTEN TERJANGKIT HIV   *   BEIJING PERINGATKAN AS SOAL LAUT CHINA SELATAN   *   PEMIMPIN MILITER MYANMAR KE INDIA BAHAS KERJASAMA   *   INDONESIA JADI RUJUKAN STANDAR HALAL DUNIA   *   AHMAD SYAFII MAARIF DIDAULAT JADI PEMBICARA KUNCI PADA KONFERENSI CATHOLIC THEOLOGICAL ETHICS IN THE WORLD CHURCH, 24-27 JULI 2010 DI TRENTO, ITALIA   *   PENDUDUK BANGKOK BERIKAN SUARA PADA PEMILIHAN SELA   *   IRAK TANGKAP 3 TERSANGKA PEMIMPIN ALQAEDA   *   PEMERINTAH ANGGARKAN RP 60 MILIAR UNTUK BELI VAKSIN MENINGITIS HALAL   *   PELATIH LIVERPOOL ISYARATKAN AKAN KEHILANGAN TORRES   *   BNPB: 18 TEWAS, 7 LUKA AKIBAT LONGSOR DI WAILIKUT, BURU SELATAN, MALUKU   *   KORBAN TEWAS KONSER MUSIK TEKNO DI JERMAN JADI 19 ORANG   *   IRAN, TURKI, DAN BRASIL AKAN BAHAS KESEPAKATAN NUKLIR   *   3 RIBU WARGA MASIH MENGUNGSI AKIBAT BANJIR DI TANAHBUMBU, KALSEL   *   BANJIR MASIH CAPAI 4 METER DI SATUI, TANAHBUMBU, KALSEL   *   PRESIDEN SBY BUKA MUNAS MUI DI JAKARTA   *   POLISI SITA 203 GRAM SABU ASAL MALAYSIA DI NUNUKAN, KALTIM   *   BOLIVIA USUL GELAR KTT DARURAT PARA PRESIDEN AMERIKA SELATAN BAHAS KONFLIK VENEZUELA - KOLOMBIA   *   7 KEMENTERIAN BERSINERGI BUAT PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PERBATASAN, KAWASAN TERTINGGAL DAN TERPENCIL   *   MENAG: DANA ABADI UMAT TIDAK PERNAH DIGUNAKAN UNTUK BIAYAI ULAMA, WARTAWAN, DAN ANGGOTA DPR NAIK HAJI   *   5 SISWA INDONESIA RAIH 4 EMAS DAN 1 PERAK DI OLIMPIADE FISIKA INTERNASIONAL KE-41 DI ZAGREB, KROASIA   *   KETUA UMUM NASDEM SURYA PALOH MELANTIK PENGURUS DAN MENDEKLARASIKAN NASIONAL DEMOKRAT JATIM   *   35 ORANG TEWAS DALAM KECELAKAAN LALU LINTAS DI KASHMIR DAN JAMMU, INDIA   *   PULUHAN KIOS PASAR BUNDER SRAGEN, JATENG, HANGUS TERBAKAR, KERUGIAN MENCAPAI RP 1 MILIAR   *   35 ORANG TEWAS DALAM KECELAKAAN LALU LINTAS DI KASHMIR DAN JAMMU, INDIA   *   30 KEPALA NEGARA IKUTI KTT AFRIKA DI KAMPALA, UGANDA, BAHAS PENAMBAHAN PASUKAN KEAMANAN DI SOMALIA   *   KORBAN PUTING BELIUNG DELI SERDANG, SUMUT, BELUM TERIMA BANTUAN UNTUK MEMPERBAIKI RUMAH YANG RUSAK   *   PULUHAN KIOS PASAR BUNDER SRAGEN, JATENG, HANGUS TERBAKAR. TIDAK ADA KORBAN JIWA   *   13 ORANG TEWAS AKIBAT LONGSOR DI CHINA BARATLAUT   *   30 KEPALA NEGARA IKUTI KTT AFRIKA DI KAMPALA, UGANDA, BAHAS PENAMBAHAN PASUKAN KEAMANAN DI SOMALIA   *   KORBAN PUTING BELIUNG DELI SERDANG, SUMUT, BELUM TERIMA BANTUAN UNTUK MEMPERBAIKI RUMAH YANG RUSAK   *   PULUHAN KIOS PASAR BUNDER SRAGEN, JATENG, HANGUS TERBAKAR. TIDAK ADA KORBAN JIWA   *   RATUSAN NELAYAN IKUTI SEDEKAH LAUT MARUNDA DI PERAIRAN TELUK JAKARTA   *   BNPB: 18 ORANG TEWAS, 7 LUKA-LUKA AKIBAT LONGSOR DI DESA WAILIKUT, KAB. BURU SELATAN, MALUKU   *   PEMKOT AMBON, MALUKU, LAKUKAN PERBAIKAN 2 PELABUHAN DAN JALAN JELANG PELAKSANAAN SAIL BANDA 2010   *   PEMKOT AMBON LAKUKAN PERBAIKAN JALAN DAN 2 PELABUHAN JELANG PELAKSANAAN SAIL BANDA 2010   *   RIBUAN WARGA KORBAN BANJIR TANAH BUMBU, KALSEL, MENGUNGSI. JUMLAH KORBAN TEWAS BERTAMBAH JADI 4 ORANG   *   GEORGE SOROS TINJAU HUTAN LINDUNG DAN SUSURI SUNGAI DI KALTENG   *   PEMPROV ACEH MENDAPAT PRIORITAS SUBSIDI PUPUK UREA 97 RIBU TON DARI PEMERINTAH PADA 2010   *   PULUHAN WARGA DESA TELUK LEBAN BATANGHARI, JAMBI MENGAMUK DAN MEMBAKAR POS BRIMOB DI KEBUN KELAPA SAWIT   *   RIBUAN RUMAH, PULUHAN SEKOLAH DAN JALAN DI 3 KECAMATAN DI WAJO, SULSEL, TERENDAM BANJIR   *   3 RIBU HEKTARE LAHAN PERTANIAN DI KARAWANG, JABAR, RUSAK DISERANG HAMA WERENG DAN TIKUS   *   MENLU IRAN, TURKI, DAN BRASIL GELAR PERTEMUAN BAHAS PROGRAM NUKLIR IRAN   *   SEBAGIAN JALAN TOL KANCI PALIMANAN, CIREBON, JABAR RUSAK PARAH, PERBAIKAN JALAN DITARGETKAN SELESAI H-14 LEBARAN   *   MENKO KESRA: INDONESIA PERLU MEMILIKI UU PERDAGANGAN DAN PENYELUNDUPAN MANUSIA   *   RIBUAN ORANG IKUTI FUN BIKE DAN JALAN SEHAT NASDEM DI SURABAYA, JATIM   *   MENKO KESRA: INDONESIA PERLU MEMILIKI UU PERDAGANGAN DAN PENYELUNDUPAN MANUSIA   *   KEMENBUDPAR GELAR LOMBA CIPTA SENI PELAJAR TINGKAT NASIONAL 2010 DI ISTANA TAMPAK SIRING, BALI, BESOK   *   PERUSAHAAN AUSTRALIA KEMBANGKAN LASER PELACAK SAMPAH ANTARIKSA, BANTU PESAWAT DAN SATELIT TERHINDAR DARI TABRAKAN   *   18 TEWAS DAN 80 LUKA-LUKA DALAM KONSER MUSIK TEKNO DI DUISBURG, JERMAN   *   10 KORBAN LUKA BAKAR LEDAKAN TABUNG GAS BOCOR 3 KG DI TANJUNG DUREN, JAKBAR, DIRAWAT DI RS SUMBER WARAS   *   18 TEWAS DAN 80 LUKA-LUKA DALAM KONSER MUSIK TEKNO DI DUISBURG, JERMAN   *   18 TEWAS DAN 80 LUKA-LUKA DALAM KONSER MUSIK TEKNO DI DUISBURG, JERMAN   *   WWF INDONESIA PERKIRAKAN MASIH ADA SEKITAR 50 RIBU EKOR ORANGUTAN DI KALIMANTAN   *   KPU KABUPATEN SIDOARJO, JATIM, GELAR PEMILUKADA YANG DIIKUTI 5 PASANGAN CALON BUPATI - WABUP   *   PEMPROV PAPUA DAN PAPUA BARAT GELAR LOMBA ILMIAH REMAJA TINGKAT SMA   *    *   UE: NERACA PERDAGANGAN ZONA EROPA KUARTAL-II 2010 DEFISIT   *   LAPAN SEGERA BANGUN STASIUN PELUNCURAN SATELIT   *   NADAL-DEL POTRO AKAN BERMAIN PADA TENIS THAILAND OPEN   *   MARTIN JOL BANTAH AKAN LATIH FULHAM   *   TIM ILMUWAN INGGRIS TEMUKAN BINTANG BARU R-136-A1   *   AS PRIHATIN ATAS KERJASAMA MILITER KORUT-MYANMAR   *   HARGA MINYAK DI LONDON NAIK KE LEVEL 75,52 DOLAR PER BAREL   *   KOMISI XI DPR GELAR VOTING TERTUTUP TENTUKAN GUBERNUR BI   *   MENHAN RI BERTEMU MENHAN AS ROBERT GATES BAHAS HUBUNGAN PERTAHANAN KEAMANAN DUA NEGARA   *   BPH MIGAS LAKUKAN INVESTIGASI KUALITAS BBM BERSUBSIDI TERKAIT MARAKNYA KASUS FUEL PUMP RUSAK   *   KOMISI XI DPR AKAN MENGGELAR VOTING TERTUTUP TENTUKAN GUBERNUR BI   *   MENHAN RI BERTEMU MENHAN AS ROBERT GATES BAHAS HUBUNGAN PERTAHANAN KEAMANAN DUA NEGARA   *   KPK SIAP USUT DUGAAN SUAP PROSES PEMBAHASAN BPIH DI DPR JIKA ADA LAPORAN DAN BUKTI   *   GEMPA 6,3 SR GUNCANG PELABUHAN MOQAM, IRAN. BELUM ADA LAPORAN KORBAN JIWA DAN KERUSAKAN   *   KORUT KEMBALI GELAR PERUNDINGAN DENGAN KOMANDO PBB PIMPINAN AS   *   JEPANG BANTU 7 RIBU BATANG BIBIT POHON PRODUKTIF KEPADA LOMBOK BARAT, NTB   *   KABID HUMAS POLDA METRO JAYA: ARTIS REVALDO 2 KALI TERLIBAT NARKOBA, TERANCAM HUKUMAN MATI   *   MENHUB: PEMERINTAH INDONESIA AKAN AJUKAN KLAIM RP 500 MILIAR KEPADA PERUSAHAAN MINYAK MONTARA   *   KOMISI XI DPR GELAR RAPAT INTERNAL TERTUTUP PEMILIHAN GUBERNUR BI   *   RATUSAN PESERTA KORBAN AUDISI CALON ARTIS ASAL KALTIM KEMBALI DARI JAKARTA KE BALIKPAPAN, KALTIM   *   KAPAL OKEANOS EXPLORER DAN BARUNA JAYA 4 MEMULAI EKSPEDISI PENELITIAN DI PERAIRAN SANGIHE TALAUT, SULUT   *   135 KG GANJA, 52.800 BUTIR BIJI GANJA DISITA POLDA LAMPUNG   *   INDEKS NIKKEI 225 JEPANG DITUTUP TURUN 57,95 POIN (0,62%) KE LEVEL 9.220,88   *   KAWANAN PERAMPOK BERHASIL MEMBOBOL UANG RATUSAN JUTA DI BRI BANYUMAS DAN BRI PURWOREJO, JATENG   *   PBB AKAN MENGGELAR KONFERENSI KHUSUS PERLUCUTAN SENJATA SEPTEMBER MENDATANG   *   BK DPR: 1 ANGGOTA DPR TERBUKTI GUNAKAN 1JAZAH PALSU DAN 4 ANGGOTA DPR LAINNYA TERLIBAT KASUS PIDANA   *   POLDA METRO JAYA TILANG 3.908 KENDARAAN MELINTAS JALUR BUSWAY DARI 30.133 PELANGGAR HINGGA HARI KE- 7 OPERASI PATUH JAYA   *   LUNA MAYA DATANGI MABES POLRI PENUHI KETENTUAN WAJIB LAPOR KEDUA   *   BEA CUKAI KUDUS, JATENG SITA 3,9 JUTA BATANG ROKOK ILEGAL   *   MENKOMINFO BERJANJI SITUS PORNO AKAN DIBLOKIR SEBELUM BULAN RAMADAN   *   IHSG SESI PAGI DITUTUP NAIK 4,61 POIN (0,15%) KE LEVEL 3.018,01   *   PRESIDEN SBY: INDONESIA WASPADAI SITUASI KEAMANAN LAUT CHINA SELATAN YANG JADI SENGKETA 6 NEGARA   *   PRESIDEN SBY MINTA PERUSAHAAN MINYAK AUSTRALIA MONTARA BERTANGGUNG JAWAB ATAS TUMPAHAN MINYAK DI LAUT TIMOR   *   MAN CITY TERTARIK KONTRAK LANDON DONOVAN   *   ANTISIPASI BENCANA TAHUN INI, PADANG ALOKASIKAN RP 1,83 MILIAR   *   TIGA MAHASISWA PALESTINA BUAT MOBIL BERTENAGA SURYA   *   TURKI BANGUN PLTN BERKAPASISTAS 4.800 MW DI PROV MERSIN   *   INDONESIA BUKUKAN NILAI OBLIGASI RP 14,1 TRILIUN PADA SEMESTER I-2010   *   BPIH 2010 TURUN 80 DOLAR AS JADI 3.342 DOLAR AS   *   BPIH 2010 TURUN 80 DOLAR AS JADI 3.342 DOLAR AS   *   WAPRES: KORPRI JANGAN JADI ALAT PENGUASA DAN IKUT POLITIK PRAKTIS   *   MARTIN JOL AKAN DIKONTRAK 2 JUTA POUNDS LATIH FULHAM   *   BRASIL SEGERA UMUMKAN PELATIH BARU PENGGANTI DUNGA   *   PENGIDAP HIV/AIDS DI PAREPARE,SULSEL, BERJUMLAH 72 ORANG   *   PSSI SIAPKAN DANA RP 20 MILIAR UNTUK TIMNAS DI SEA GAMES 2011   *   BOM MOBIL TEWASKAN 30 ORANG DAN 46 CEDERA DI BAQUBA, IRAK   *   3,5 JUTA SEPEDA MOTOR TERJUAL DI DALAM NEGERI SELAMA SEMESTER I-2010   *   SANITASI INDONESIA URUTAN TERBAWAH DI ASEAN   *   SANITASI INDONESIA DI URUTAN TERBAWAH DI ASEAN   *   BMKG: HUJAN RINGAN MULAI SIANG HINGGA MALAM MELANDA SEBAGIAN WILAYAH JAKARTA   *   STATE ELECTRICITY COMPANY PROMISES NO BLACKOUTS DURING FASTING MONTH   *   PRESIDENT YUDHOYONO DISAPPOINTED ABOUT CORRUPTION CASE IN TAX OFICE   *   BALI NINE SMUGGLER BEGS FOR FORGIVENESS   *   324 PRAJURIT INGGRIS TEWAS DI AFGHANISTAN SEJAK OPERASI MILITER DIMULAI TAHUN 2001   *   MAHASISWA INDONESIA JUARAI KOMPETISI TEKNOLOGI PANGAN INTERNASIONAL DI CHICAGO, AS   *   LPS: 200 RIBU WARGA INDONESIA PUNYA SIMPANAN DANA LEBIH DARI RP 1 MILIAR   *   BRASIL BELUM PUTUSKAN STADION UNTUK PEMBUKAAN PIALA DUNIA 2014   *   UE: BLOGGER INDONESIA DARI YOGYAKARTA YAITU RIZANET.BLOGSPOT.COM MEMPEROLEH RATING TERTINGGI DARI GOOGLE RATING SEBAGAI BLOGS TERBAIK KATEGORI 2010 SE-ASIA   *   BPIH 2010 TURUN 80 DOLAR AS JADI 3.342 DOLAR AS   *   PENGHASILAN TIGER WOODS TURUN 30% JADI 90 JUTA DOLAR TAHUN INI   *   ISRAEL LAKUKAN 900 SERANGAN MILITER DI TEPI BARAT DAN TANGKAP 380 ORANG PALESTINA DALAM 2 BULAN TERAKHIR   *   KEANGGOTAAN FACEBOOK MENCAPAI 500 JUTA   *   KEMENLU RUSIA KUTUK PENCULIKAN PILOT RUSIA YANG SELUNDUPKAN RIBUAN KG KOKAIN DAN DIEKSTRADISI KE AS  *   FED: SUKU BUNGA RENDAH MASIH DIPERLUKAN UNTUK PERKUAT EKONOMI AS   *   HARGA MINYAK MEROSOT KARENA CADANGAN MINYAK AS MENINGKAT   *   

Cari

Memuat...

Rabu, 18 Agustus 2010

CARA SHOLAT / SHALAT, BELAJAR SHOLAT / SHALAT, GERAKAN SHOLAT, TATA CARA SHOLAT, TUNTUNAN SHOLAT by Riza

Yuk Semuanya aja adik-adik, mas, Bapak dan para Ibu, bagi yang belum tahu tata cara sholat kita Belajar Sholat dulu.Semoga bermanfaat. Amin

Tata Cara Shalat
Pertama kali, berdirilah dengan posisi tegak sambil menghadap Kiblat. Berniatlah untuk melaksanakan shalat dan tentukan jenis shalat yang ingin Anda kerjakan (shalat Zhuhur, Ashar, Maghrib, Isya` atau Shubuh).


Bacalah takbiratul ihram (Allāhu Akbar) dan bersamaan dengan itu angkatlah kedua tangan Anda seperti terlihat di gambar2.
Bacalah surat Al-Fātihah sebagai berikut:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ، إيَّاكَ نَعْبُدُ وَ إيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ، اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ، صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّيْنَ


(Bismillāhirrohmānirrohīm ▪ Alhamdulillāhi robbil ‘Ālāmīn ▪ Arrohmānirrohīm ▪ Māliki yaumiddīn ▪ Iyyāka na’budu wa iyyāka nasta’īn ▪ Ihdinash shirōthol mustaqīm ▪ Shirōthol ladzīna an’amta ‘alaihim ghoiril maghdhūbi ‘alaihim waladh dhōllīn)

Kemudian bacalah satu surah sempurna dari sarah-surah Al Quran. Seperti:

قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ، اللهُ الصَّمَدُ، لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ، وَ لَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ

(Qul huwallōhu ahad ▪ Allōhush shamad ▪ Lam yalid wa lam yūlad ▪ Wa lam yakul lahū kufuwan ahad)

 2. I'tidal, Rukuk, dan Sujud bacalah  Allohuakbar

Setelah itu, ruku’lah dan baca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ

(Subhā robbiyal ‘azhīmi wa bihamdih)

Kemudian bangunlah dari ruku’ sambil membaca:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

(Sami’allōhu liman hamidah)

Setelah itu, sujudlah dan baca:

سُبْحًانَ رَبِّيَ اْلأعْلَى وَبِحَمْدِهِ

(Subhāna rabbiyal a’lā wa bihamdih)

3. Duduk antara Dua Sujud dan Tasyahud Awal Kemudian duduklah di antara dua sujud seraya membaca:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ رَبِّيْ وَ أتُوْبُ إلَيْهِ

(Astaughfirullōha rabbī wa atūbu ilaih)

Kemudian sujudlah untuk kedua kalinya Tasyahud Awal seraya membaca bacaan sujud di atas.
Duduklah sejenak setelah bangun dari sujud dan sebelum berdiri untuk melanjutkan rakaat berikutnya.


Berdirilah kembali untuk melaksanakan rakaat kedua sambil membaca:

بِحَوْلِ اللهِ وَ قُوَّتِهِ أَقُوْمُ وَ أَقْعُدُ

(Bihaulillāhi wa quwatihī aqūmu wa aq’ud)

Dalam posisi berdiri itu, bacalah surah Al-Fātihah dan satu surah dari surah-surah Al-Quran.

Sebelum Anda melaksanakan ruku’ untuk rakaat kedua, bacalah qunut. Di dalam qunut Anda bebas membaca doa sesuai dengan keinginan Anda. Seperti doa memintakan ampun untuk kedua orang tua:

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَ لِوَالِدَيَّ وَ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرًا

(Rabbighfir lī wa liwālidaiyya war hanhumā kamā rabbayānī shaghīrā)

Lakukanlah ruku’ dan bacalah bacaan ruku’ .


سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِه

(Subhā robbiyal ‘azhīmi wa bihamdih)

Lalu berdirilah dari ruku’ sambil membaca 

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

(Sami’allōhu liman hamidah)

4. Duduk Tasyahud Akhir
Kemudian sujudlah dan baca doa sujud di atas.

سُبْحًانَ رَبِّيَ اْلأعْلَى وَبِحَمْدِهِ

(Subhāna rabbiyal a’lā wa bihamdih)

Kemudian duduklah di antara dua sujud seraya membaca bacaan di atas.

أَسْتَغْفِرُ اللهَ رَبِّيْ وَ أتُوْبُ إلَيْهِ

(Astaughfirullōha rabbī wa atūbu ilaih)

Lalu sujudlah untuk kedua kalinya dan baca bacaan sujud di atas.

سُبْحًانَ رَبِّيَ اْلأعْلَى وَبِحَمْدِهِ

(Subhāna rabbiyal a’lā wa bihamdih)

Setelah itu, duduklah dan baca bacaan tasyahhud pertama sebagai berikut:

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكََ لَهُ وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ، أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ

(Asyhadu an lā ilāha illallōhu wahdahū lā syarīka lah ▪ Wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhū wa rasūluh ▪ Allōhumma shalli ‘alā Muhammadin wa Āli Muhammad)

Kemudian berdirilah sambil membaca bacaan ketika berdiri di atas. Untuk rakaat ketiga dan keempat, sebagai ganti dari surah Al-Fatihah, Anda dapat membaca bacaan berikut ini:

سُبْحَانَ اللهِ وَ الْحَمْدُ ِللهِ وَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَ اللهُ أَكْبَرُ

(Subhānallōh wal hamdulillāh wa lā ilāha illallōh wallōhu akbar).

Pada rakaat ketiga dan keempat ini Anda tidak perlu membaca surah apapun.

Setelah Anda selesai melaksanakan ruku’ dan sujud untuk kedua rakaat, Anda harus duduk untuk melaksanakan tasyahhud terakhir seraya membaca bacaan tasyahhud pertama di atas. Setelah itu, bacalah bacaan salam berikut sebagai penutup shalat Anda:

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَ عَلىَ عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ

(Assalāmu‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullāhi wa barakātuh ▪ Assalāmu’alainā wa ‘alā ‘ibādillāhish shōlihīn ▪ Assalāmu’alaikum wa rahmatullāhi wa barakātuh).

Catatan!

Untuk shalat wajib yang kurang dari empat rakaat, seperti Maghrib dan Shubuh, hanya rakaat ketiga dan keempat yang dapat dihilangkan. Sementara rakaat kedua dan ketiga harus tetap dilaksanakan. Bila ada kesalahan mohon dikoreksi manusia tak luput dari kesalahan.


Tata cara Solat Tahajud dan atau Qiyamu Ramadhan:

1. Diawali dengan sholat Iftitah (dua rakaat) yang ringan (khafiifataini) dan diakhiri dengan sholat ganjil (witir).
2. Jika berjamaah dengan bacaan JAHR (Keras) atau sirr apabila dikerjakan sendirian.
3. Model-model pelaksanaan Sholat Tarawih

* Diawali sholat iftitah: (doa iftitah: ”subhaanallaahi dzilmalakuuti wal jabaruuti wal kibriyaa’i wal ’adhomah” (maha suci Allah, dzat yang memiliki kemuliaan, kekuasaan, kebesaran, dan keagungan) (HR. Thabrani) - Membaca surat al Fatihah tanpa membaca surat-surat Al Qur’an yang lain) Dikerjakan seperti sholat-sholat wajib

Jumlah Rakaat:

1.Dengan melakukan dua rakaat sebanyak 5 kali (salam) dan diakhiri dengan satu rakaat witir. (HR. Muslim)
2. Mengerjakan dengan empat rakaat sebanyak 2 kali salam, dan diakhiri dengan witir (3 rakaat) (HR.Bukhari dan Muslim)
3. Jika sholat witir dikerjakan tiga rakaat maka setelah surat Al Fatihah disunnahkan membaca surat Al A’laa (rekaat pertama), Al Kafiruun (rakaat kedua) dan Al Ikhlas (rakaat ketiga)(HR. Nasa’i)

Setelah selesai Witir: Membaca kalimat tasbih tiga kali “subhaanal malikil qudduus” (Maha Suci Raja yang Maha suci) lalu dilanjutkan dengan membaca: ”Rabbil malaaikati warruuh”


Penjelasan Bacaan Sholat Tata cara Sholat Lebih Detail Rincian Sholat ada dibawah ini


"A'UUDZUBILLAHI MINASY SYAITHAANIR RAJIIM MIN HAMAZIHI WA NAFKHIHI WANAFTSIHI"

artinya:

"Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk, dari semburannya (yang menyebabkn gila), dari kesombongannya, dan dari hembusannya (yang menyebabkan kerusakan akhlaq)."
(Hadits diriwayatkan oleh Al Imam Abu Dawud, Ibnu Majah, Daraquthni, Hakim dan dishahkan olehnya serta oleh Ibnu Hibban dan Dzahabi).

Atau mengucapkan:

"A'UUZUBILLAHIS SAMII'IL ALIIM MINASY SYAITHAANIR RAJIIM..."

artinya:

"Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui dari setan yang terkutuk..."
(Hadits diriwayatkan oleh Al Imam Abu Dawud dan Tirmidzi dengan sanad hasan).

MEMBACA AL FATIHAH

Hukum Membaca Al-Fatihah

Membaca Al-Fatihah merupakan salah satu dari sekian banyak rukun sholat, jadi kalau dalam sholat tidak membaca Al-Fatihah maka tidak sah sholatnya berdasarkan perkataan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam (yang artinya):

"Tidak dianggap sholat (tidak sah sholatnya) bagi yang tidak membaca Al-Fatihah"
(Hadits Shahih dikeluarkan oleh Al-Jama'ah: yakni Al-Imam Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa-i dan Ibnu Majah).

"Barangsiapa yang sholat tanpa membaca Al-Fatihah maka sholatnya buntung, sholatnya buntung, sholatnya buntung…tidak sempurna"
(Hadits Shahih dikeluarkan oleh Al-Imam Muslim dan Abu 'Awwanah).

Kapan Kita Wajib Membaca Surat Al-Fatihah

Jelas bagi kita kalau sedang sholat sendirian (munfarid) maka wajib untuk membaca Al-Fatihah, begitu pun pada sholat jama'ah ketika imam membacanya secara sirr (tidak diperdengarkan) yakni pada sholat Dhuhur, 'Ashr, satu roka'at terakhir sholat Mahgrib dan dua roka'at terakhir sholat 'Isyak, maka para makmum wajib membaca surat Al-Fatihah tersebut secara sendiri-sendiri secara sirr (tidak dikeraskan).

Lantas bagaimana kalau imam membaca secara keras…?

Tentang ini Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa pernah Rasulullah melarang makmum membaca surat dibelakang imam kecuali surat Al-Fatihah:

"Betulkah kalian tadi membaca (surat) dibelakang imam kalian?" Kami menjawab: "Ya, tapi dengan cepat wahai Rasulallah." Berkata Rasul: "Kalian tidak boleh melakukannya lagi kecuali membaca Al-Fatihah, karena tidak ada sholat bagi yang tidak membacanya."
(Hadits dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhori, Abu Dawud, dan Ahmad, dihasankan oleh At-Tirmidzi dan Ad-Daraquthni)

Selanjutnya beliau shallallahu 'alaihi wa sallam melarang makmum membaca surat apapun ketika imam membacanya dengan jahr (diperdengarkan) baik itu Al-Fatihah maupun surat lainnya. Hal ini selaras dengan keterangan dari Al-Imam Malik dan Ahmad bin Hanbal tentang wajibnya makmum diam bila imam membaca dengan jahr/keras. Berdasar arahan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam:

Dari Abu Hurairah, ia berkata: Telah berkata Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam :"Dijadikan imam itu hanya untuk diikuti. Oleh karena itu apabila imam takbir, maka bertakbirlah kalian, dan apabila imam membaca, maka hendaklah kalian diam (sambil memperhatikan bacaan imam itu)…"
(Hadits Shahih dikeluarkan oleh Imam Ahmad, Abu Dawud no. 603 & 604. Ibnu Majah no. 846, An-Nasa-i. Imam Muslim berkata: Hadits ini menurut pandanganku Shahih).

"Barangsiapa sholat mengikuti imam (bermakmum), maka bacaan imam telah menjadi bacaannya juga."
(Hadits dikeluarkan oleh Imam Ibnu Abi Syaibah, Ad-Daraquthni, Ibnu Majah, Thahawi dan Ahmad lihat kitab Irwa-ul Ghalil oleh Syaikh Al-Albani).

Dari Abu Hurairah, sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sesudah mendirikan sholat yang beliau keraskan bacaanya dalam sholat itu, beliau bertanya: "Apakah ada seseorang diantara kamu yang membaca bersamaku tadi?" Maka seorang laki-laki menjawab, "Ya ada, wahai Rasulullah." Kemudian beliau berkata, "Sungguh aku katakan: Mengapakah (bacaan)ku ditentang dengan Al-Qur-an (juga)." Berkata Abu Hurairah, kemudian berhentilah orang-orang dari membaca bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pada sholat-sholat yang Rasulullah keraskan bacaannya, ketika mereka sudah mendengar (larangan) yang demikian itu dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.
(Hadits dikeluarkan oleh Abu Dawud, At Tirmidzi, An Nasa-i dan Malik. Abu Hatim Ar Razi menshahihkannya, Imam Tirmidzi mengatakan hadits ini hasan).

Hadits-hadits tersebut merupakan dalil yang tegas dan kuat tentang wajib diamnya makmum apabila mendengar bacaan imam, baik Al-Fatihahnya maupun surat yang lain. Selain itu juga berdasarkan firman Allah Ta'ala (yang artinya):

"Dan apabila dibacakan Al-Qur-an hendaklah kamu dengarkan ia dan diamlah sambil memperhatikan (bacaannya), agar kamu diberi rahmat." (Al-A'raaf : 204).

Ayat ini asalnya berbentuk umum yakni dimana saja kita mendengar bacaan Al-Qur-an, baik di dalam sholat maupun di luar sholat wajib diam mendengarkannya walaupun sebab turunnya berkenaan tentang sholat. Tetapi keumuman ayat ini telah menjadi khusus dan tertentu (wajibnya) hanya untuk sholat, sebagaimana telah diterangkan oleh Ibnu Abbas, Mujahid, Sa'id bin Jubair, Adh Dhohak, Qotadah, Ibarahim An Nakha-i, Abdurrahman bin Zaid bin Aslam dan lain-lain. Lihat Tafsir Ibnu Katsir II/280-281.

Cara Membaca Al Fatihah

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam membaca surat Al-Fatihah pada setiap roka'at. Membacanya dengan berhenti pada setiap akhir ayat (waqof), tidak menyambung satu ayat dengan ayat berikutnya (washol) berdasarkan hadits riwayat Abu Dawud, Sahmi dan 'Amr Ad Dani, dishahihkan oleh Hakim, disetujui Adz-Dzahabi.

Jadi bunyinya:
Image
bismillahirahmanirahim

kemudian berhenti,
Image
alhamdulillahirabbilalamin

kemudian berhenti,
Image
arrahmanirahim

Begitulah seterusnya sampai selesai ayat yang terakhir.

Terkadang beliau membaca: Image ( MAALIKI YAUMIDDIIN )

Atau dengan memendekkan bacaan 'maa' menjadi: ( MALIKI YAUMIDDIIN ), Berdasarkan riwayat yang mutawatir dikeluarkan oleh Tamam Ar Razi, Ibnu Abi Dawud, Abu Nu'aim, dan Al Hakim. Hakim menshahihkannya, dan disetujui oleh Adz-Dzahabi.

Seandainya Seseorang Belum Hafal Al-Fatihah

Bagi seseorang yang belum hafal Al Fatihah terutama bagi yang baru masuk Islam, tentu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah memberikan solusinya. Nasehatnya untuk orang yang belum hafal Al-Fatihah (tentunya dia tak berhak jadi Imam):

Ucapkanlah:
Image
SUBHANALLAHI, WALHAMDULILLAHI, WA LAA ILAHA ILLALLAHU, WALLAHU AKBAR, WALAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAHI

artinya:

"Maha Suci Allah, Segala puji milik Allah, tiada Ilah (yang haq) kecuali Allah, Allah Maha Besar, Tiada daya dan kekuatan kecuali karena pertolongan Allah."
(Hadits Shahih dikeluarkan oleh Al-Imam Abu Dawud, Ibnu Khuzaimah, Hakim, Thabrani dan Ibnu Hibban disahihkan oleh Hakim dan disetujui oleh Ad-Dzahabi).

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam juga bersabda:

"Jika kamu hafal suatu ayat Al-Qur-an maka bacalah ayat tersebut, jika tidak maka bacalah Tahmid, Takbir dan Tahlil."
(Hadits dikeluarkan oleh Abu Dawud dan At-Tirmidzi dihasankan oleh At-Tirmidzi, tetapi sanadnya shahih, baca Shahih Abi Dawud hadits no. 807).

MEMBACA AMIN

Hukum Bagi Imam:

Membaca amin disunnahkan bagi imam sholat.

Dari Abu hurairah, dia berkata: "Dulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, jika selesai membaca surat Ummul Kitab (Al-Fatihah) mengeraskan suaranya dan membaca amin."
(Hadits dikeluarkan oleh Imam Ibnu Hibban, Al-Hakim, Al-Baihaqi, Ad-Daraquthni dan Ibnu Majah, oleh Al-Albani dalam Al-Silsilah Al-Shahihah dikatakan sebagai hadits yang berkualitas shahih)

"Bila Nabi selesai membaca Al-Fatihah (dalam sholat), beliau mengucapkan amiin dengan suara keras dan panjang."
(Hadits shahih dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dan Abu Dawud)

Hadits tersebut mensyari'atkan para imam untuk mengeraskan bacaan amin, demikian yang menjadi pendapat Al-Imam Al-Bukhari, As-Syafi'i, Ahmad, Ishaq dan para imam fikih lainnya. Dalam shahihnya Al-Bukhari membuat suatu bab dengan judul 'baab jahr al-imaan bi al-ta-miin' (artinya: bab tentang imam mengeraskan suara ketika membaca amin). Didalamnya dinukil perkataan (atsar) bahwa Ibnu Al-Zubair membaca amin bersama para makmum sampai seakan-akan ada gaung dalam masjidnya.

Juga perkataan Nafi' (maula Ibnu Umar): Dulu Ibnu Umar selalu membaca aamiin dengan suara yang keras. Bahkan dia menganjurkan hal itu kepada semua orang. Aku pernah mendengar sebuah kabar tentang anjuran dia akan hal itu."

Hukum Bagi Makmum:

Dalam hal ini ada beberapa petunjuk dari Nabi (Hadits), atsar para shahabat dan perkataan para ulama.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: "Jika imam membaca amiin maka hendaklah kalian juga membaca amiin."

Hal ini mengisyaratkan bahwa membaca amiin itu hukumnya wajib bagi makmum. Pendapat ini dipertegas oleh Asy-Syaukani. Namun hukum wajib itu tidak mutlak harus dilakukan oleh makmum. Mereka baru diwajibkan membaca amiin ketika imam juga membacanya. Adapun bagi imam dan orang yang sholat sendiri, maka hukumnya hanya sunnah. (lihat Nailul Authaar, II/262).

"Bila imam selesai membaca ghoiril maghdhuubi 'alaihim waladhdhooolliin, ucapkanlah amiin [karena malaikat juga mengucapkan amiin dan imam pun mengucapkan amiin]. Dalam riwayat lain: "(apabila imam mengucapkan amiin, hendaklah kalian mengucapkan amiin) barangsiapa ucapan aminnya bersamaan dengan malaikat, (dalam riwayat lain disebutkan: "bila seseorang diantara kamu mengucapkan amin dalam sholat bersamaan dengan malaikat dilangit mengucapkannya), dosa-dosanya masa lalu diampuni."
(Hadits dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhari, Muslim, An-Nasa-i dan Ad-Darimi)

Syaikh Al-Albani mengomentari masalah ini sebagai berikut:
"Aku berkata: Masalah ini harus diperhatikan dengan serius dan tidak boleh diremehkan dengan cara meninggalkannya. Termasuk kesempurnaan dalam mengerjakan masalah ini adalah dengan membarengi bacaan amin sang imam, dan tidak mendahuluinya. (Tamaamul Minnah hal. 178)

BACAAN SURAT SETELAH AL FATIHAH

Membaca surat Al Qur-an setelah membaca Al Fatihah dalan sholat hukumnya sunnah karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membolehkan tidak membacanya. Membaca surat Al-Qur-an ini dilakukan pada dua roka'at pertama. Banyak hadits yang menceritakan perbuatan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tentang itu.

Panjang pendeknya surat yang dibaca

Pada sholat munfarid Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membaca surat-surat yang panjang kecuali dalam kondisi sakit atau sibuk, sedangkan kalau sebagai imam disesuaikan dengan kondisi makmumnya (misalnya ada bayi yang menangis maka bacaan diperpendek).

Rasulullah berkata:

"Aku melakukan sholat dan aku ingin memperpanjang bacaannya akan tetapi, tiba-tiba aku mendengar suara tangis bayi sehingga aku memperpendek sholatku karena aku tahu betapa gelisah ibunya karena tangis bayi itu."
(Hadits dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dan Muslim)

Cara membaca surat

Dalam satu sholat terkadang beliau membagi satu surat dalam dua roka'at, kadang pula surat yang sama dibaca pada roka'at pertama dan kedua. (berdasar hadits yang dikeluarkan oleh Al-Imam Ahmad dan Abu Ya'la, juga hadits shahih yang dikeluarkan oleh Al-Imam Abu Dawud dan Al-Baihaqi atau riwayat dari Ahmad, Ibnu Khuzaimah dan Al-Hakim, disahkan oleh Al-Hakim disetujui oleh Ad-Dzahabi)

Terkadang beliau membolehkan membaca dua surat atau lebih dalam satu roka'at.(Berdasar hadits yang dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dan At-Tirmidzi, dinyatakan oleh At-Tirmidzi sebagai hadits shahih)

Tata cara bacaan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam biasanya membaca surat dengan jumlah ayat yang berimbang antara roka'at pertama dengan roka'at kedua. (berdasar hadits shahih dikeluarkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)

Dalam sholat yang bacaannya di-jahr-kan Nabi membaca dengan keras dan jelas. Tetapi pada sholat dzuhur dan ashar juga pada sholat maghrib pada roka'at ketiga ataupun dua roka'at terakhir sholat isya' Nabi membacanya dengan lirih yang hanya bisa diketahui kalau Nabi sedang membaca dari gerakan jenggotnya, tetapi terkadang beliau memperdengarkan bacaannya kepada mereka tapi tidak sekeras seperti ketika di-jahr-kan. (Berdasarkan hadits yang dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhari, Muslim dan Abu Dawud)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sering membaca suatu surat dari awal sampai selesai selesai. Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam berkata:

"Berikanlah setiap surat haknya, yaitu dalam setiap (roka'at) ruku' dan sujud."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ibnu Abi Syaibah, Ahmad dan 'Abdul Ghani Al-Maqdisi)

Dalam riwayat lain disebutkan:

"Untuk setiap satu surat (dibaca) dalam satu roka'at."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ibnu Nashr dan At-Thohawi)

Dijelaskan oleh Syaikh Al-Albani: "Seyogyanya kalian membaca satu surat utuh dalam setiap satu roka'at sehingga roka'at tersebut memperoleh haknya dengan sempurna." Perintah dalam hadits tersebut bersifat sunnah bukan wajib.

Dalam membaca surat Al-Qur-an Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukannya dengan tartil, tidak lambat juga tidak cepat -sebagaimana diperintahkan oleh Allah- dan beliau membaca satu per satu kalimat, sehingga satu surat memerlukan waktu yang lebih panjang dibanding kalau dibaca biasa (tanpa dilagukan). Rasulullah berkata bahwa orang yang membaca Al-Qur-an kelak akan diseru:

"Bacalah, telitilah dan tartilkan sebagaimana kamu dulu mentartilkan di dunia, karena kedudukanmu berada di akhir ayat yang engkau baca."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Abu Dawud dan At-Tirmidzi, dishahihkan oleh At-Tirmidzi)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membaca surat Al-Qur-an dengan suara yang bagus, maka beliau juga memerintahkan yang demikian itu:

"Perindahlah/hiasilah Al-Qur-an dengan suara kalian [karena suara yang bagus menambah keindahan Al-Qur-an]."
(Hadits dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhari , Abu Dawud, Ad-Darimi, Al-Hakim dan Tamam Ar-Razi)

"Bukanlah dari golongan kami orang yang tidak melagukan Al-Qur-an."
(Hadits dikeluarkan oleh Abu Dawud dan Al-Hakim, dishahihkan oleh Al-Hakim dan disetujui oleh Adz-Dzahabi)

[RUKU']

RUKU'

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam setelah selesai membaca surat dari Al-Qur-an kemudian berhenti sejenak, terus mengangkat kedua tangannya sambil bertakbir seperti ketika takbiratul ihrom (setentang bahu atau daun telinga) kemudian rukuk (merundukkan badan kedepan dipatahkan pada pinggang, dengan punggung dan kepala lurus sejajar lantai). Berdasarkan beberapa hadits, salah satunya adalah:

Dari Abdullah bin Umar, ia berkata: "Aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam apabila berdiri dalam sholat mengangkat kedua tangannya sampai setentang kedua bahunya, hal itu dilakukan ketika bertakbir hendak rukuk dan ketika mengangkat kepalanya (bangkit) dari ruku' …."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Al-Bukhari, Muslim dan Malik)

Cara Ruku'

> Bila Rasulullah ruku' maka beliau meletakkan telapak tangannya pada lututnya, demikian beliau juga memerintahkan kepada para shahabatnya.

"Bahwasanya shallallahu 'alaihi wa sallam (ketika ruku') meletakkan kedua tangannya pada kedua lututnya."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Al-Bukhari dan Abu Dawud)

> Menekankan tangannya pada lututnya.

"Jika kamu ruku' maka letakkan kedua tanganmu pada kedua lututmu dan bentangkanlah (luruskan) punggungmu serta tekankan tangan untuk ruku'."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad dan Abu Dawud)

> Merenggangkan jari-jemarinya (lihat gambar).

"Beliau merenggangkan jari-jarinya."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Al-Hakim dan dia menshahihkannya, Adz-Dzahabi dan At-Thayalisi menyetujuinya)

> Merenggangkan kedua sikunya dari lambungnya.

"Beliau bila ruku', meluruskan dan membentangkan punggungnya sehingga bila air dituangkan di atas punggung beliau, air tersebut tidak akan bergerak."
(Hadits di keluarkan oleh Al Imam Thabrani, 'Abdullah bin Ahmad dan ibnu Majah)

> Antara kepala dan punggung lurus, kepala tidak mendongak tidak pula menunduk tetapi tengah-tengah antara kedua keadaan tersebut (lihat gambar).

"Beliau tidak mendongakkan kepalanya dan tidak pula menundukkannya."
(Hadits ini diriwayatkan oleh Al Imam Abu Dawud dan Bukhari)

"Sholat seseorang sempurna sebelum dia melakukan ruku' dan sujud dengan meluruskan punggungnya."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Abu 'Awwanah, Abu Dawud dan Sahmi dishahihkan oleh Ad-Daraquthni)

> Thuma-ninah/Bersikap Tenang

Beliau pernah melihat orang yang ruku' dengan tidak sempurna dan sujud seperti burung mematuk, lalu berkata: "Kalau orang ini mati dalam keadaan seperti itu, ia mati diluar agama Muhammad [sholatnya seperti gagak mematuk makanan] sebagaimana orang ruku' tidak sempurna dan sujudnya cepat seperti burung lapar yang memakan satu, dua biji kurma yang tidak mengenyangkan."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Abu Ya'la, Al-Ajiri, Al-Baihaqi, Adh-Dhiya' dan Ibnu Asakir dengan sanad shahih, dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah)

> Memperlama Ruku'

"Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menjadikan ruku', berdiri setelah ruku' dan sujudnya juga duduk antara dua sujud hampir sama lamanya."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Al-Bukhari dan Muslim)

Yang Dibaca Ketika Ruku'

Do'a yang dibaca oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ada beberapa macam, semuanya pernah dibaca oleh beliau jadi kadang membaca ini kadang yang lain.

1. SUBHAANA RABBIYAL 'ADHZIM 3 kali atau lebih (Berdasar hadits yang dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah dan lain-lain).

Yang artinya:

"Maha Suci Rabbku, lagi Maha Agung."

2. SUBHAANA RABBIYAL 'ADHZIMI WA BIHAMDIH 3 kali (Berdasar hadits yang dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad, Abu Dawud, Ad-Daroquthni dan Al-Baihaqi).

Yang artinya:

"Maha Suci Rabbku lagi Maha Agung dan segenap pujian bagi-Nya."

3. SUBBUUHUN QUDDUUSUN RABBUL MALA-IKATI WAR RUUH (Berdasar hadits yang dikeluarkan oleh Al Imam Muslim dan Abu 'Awwanah).

Yang artinya:

"Maha Suci, Maha Suci Rabb para malaikat dan ruh."

4. SUBHAANAKALLAHUMMA WA BIHAMDIKA ALLAHUMMAGHFIRLII

Yang artinya:

"Maha Suci Engkau ya, Allah, dan dengan memuji-Mu Ya, Allah ampunilah aku."

Berdasarkan hadits dari 'A-isyah, bahwasanya dia berkata:

"Adalah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memperbanyak membaca Subhanakallahumma Wa Bihamdika Allahummaghfirlii dalam ruku'nya dan sujudnya, beliau mentakwilkan Al-Qur-an."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Al-Bukhari dan Muslim).

Do'a ini yang paling sering dibaca. Dikatakan bahwa ada riwayat dari 'A-isyah yang menunjukkan bahwa Rasulullah sejak turunnya surat An-Nashr -yang artinya: "Hendaklah engkau mengucapkan tasbih dengan memuji Rabbmu dan memohon ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Penerima taubat." (TQS. An-Nashr 110:3)-, waktu ruku' dan sujud beliau shallallahu 'alaihi wa sallam selalu membaca do'a ini hingga wafatnya.

5. Dan lain-lain sesuai dengan hadits-hadits dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.

Yang Dilarang Ketika Ruku'

Larangan disini adalah larangan dari Rasulullah bahwa sewaktu ruku' kita tidak boleh membaca Al-Qur-an. Berdasarkan hadits:

"Bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang membaca Al-Qur-an dalam ruku' dan sujud."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Muslim dan Abu 'Awwanah)
"Ketahuilah bahwa aku dilarang membaca Al-Qur-an sewaktu ruku' dan sujud…"
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Muslim dan Abu 'Awwanah).

I'TIDAL DARI RUKU'

Cara i'tidal dari ruku'

Setelah ruku' dengan sempurna dan selesai membaca do'a, maka kemudian bangkit dari ruku' (i'tidal). Waktu bangkit tersebut membaca (SAMI'ALLAAHU LIMAN HAMIDAH) disertai dengan mengangkat kedua tangan sebagaimana waktu takbiratul ihrom. Hal ini berdasarkan keterangan beberapa hadits, diantaranya:

Dari Abdullah bin Umar, ia berkata: "Aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam apabila berdiri dalam sholat mengangkat kedua tangannya sampai setentag kedua pundaknya, hal itu dilakukan ketika bertakbir mau rukuk dan ketika mengangkat kepalanya (bangkit ) dari ruku' sambil mengucapkan SAMI'ALLAAHU LIMAN HAMIDAH…"
(Hadits dikeluarkan oleh Al-Bukhari, Muslim dan Malik).

Yang Dibaca Ketika I'tidal dari Ruku'

Seperti ditunjuk hadits di atas ketika bangkit (mengangkat kepala) dari ruku' itu membaca: (SAMI'ALLAHU LIMAN HAMIDAH)

Kemudian ketika sudah tegak dan selesai bacaan tersebut disahut dengan bacaan:

RABBANAA LAKAL HAMD (Rabbku, segala puji kepada-Mu)

atau

RABBANAA WA LAKAL HAMD (Rabbku dan segala puji kepada-Mu)

atau

ALLAAHUMMA RABBANAA LAKAL HAMD (Ya, Allah, Rabbku, segala puji kepada-Mu)

atau

ALLAAHUMMA RABBANAA WA LAKAL HAMD (Ya, Allah, Rabbku dan segala puji kepada-Mu)

Dalilnya adalah hadits dari Abu Hurairah:

"Apabila imam mengucapkan SAMI'ALLAHU LIMAN HAMIDAH, maka ucapkanlah oleh kalian ALLAHUMMA RABBANA WA LAKALHAMD, barangsiapa yang ucapannya tadi bertepatan dengan ucapan para malaikat diampunkan dosa-dosanya yang telah lewat."
(Hadits dikeluarkan oleh Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, At-Ztirmidzi, An-Nasa-i, Ibnu Majah dan Malik)

Kadang ditambah dengan bacaan:

MIL-ASSAMAAWAATI, WA MIL-ALARDHL, WA MIL-A MAA SYI-TA MIN SYAI-IN BA'D
(Mencakup seluruh langit dan seluruh bumi dan segenap yang Engkau kehendaki selain dari itu)
berdasar hadits yang dikeluarkan oleh Ibnu Majah.

Dan Do'a lain-lain.

Cara I'tidal

Adapun dalam tata cara i'tidal ulama berbeda pendapat menjadi dua pendapat, pertama mengatakan sedekap dan yang kedua mengatakan tidak bersedekap tapi melepaskannya. Tapi yang rajih menurut kami adalah pendapat pertama. Bagi yang hendak mengerjakan pendapat yang pertama tidak apa-apa dan bagi siapa yang mengerjakan sesuai dengan pendapat kedua tidak mengapa.

Keterangan untuk pendapat pertama: Kembali meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri atau menggenggamnya dan menaruhnya di dada, ketika telah berdiri (lihat gambar). Hal ini berdasarkan nash dibawah ini:

Hadits dikeluarkan oleh Al-Imam An-Nasa-i yang artinya: "Ia (Wa-il bin Hujr) berkata: "Saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam apabila beliau berdiri dalam sholat, beliau memgang tangan kirinya dengan tangan kanannya."

Berkata Al-Imam Al-Bukhari dalam shahihnya: "Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Maslamah, ia berkata dari Malik, ia berkata dari Abu Hazm, ia berkata dari Sahl bin Sa'd ia berkata: "Adalah orang-orang (para shahabat) diperintah (oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ) agar seseorang meletakkan tangan kanannya atas lengan kirinya dalam sholat." Komentar Abu Hazm: "Saya tidak mengetahui perintah tersebut kecuali disandarkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ."

Komentar dari Syaikh Abdul 'Aziz bin Abdillah bin Baaz (termaktub dalam fatwanya yang dimuat dalam majalah Rabithah 'Alam Islamy, edisi Dzulhijjah 1393 H/Januari 1974 M, tahun XI): "Dari hadits shahih ini ada petunjuk diisyaratkan meletakkan tangan kanan atas tangan kiri ketika seorang Mushalli (orang yang sholat) tengah berdiri baik sebelum ruku' maupun sesudahnya. Karena Sahl menginformasikan bahwa para shahabat diperintahkan untuk meletakkan tangan kanannya atas lengan kirinya dalam sholat. Dan sudah dimengerti bahwa Sunnah (Nabi) menjelaskan orang sholat dalam ruku' meletakkan kedua telapak tangangnya pada kedua lututnya, dan dalam sujud ia meletakkan kedua telapak tangannya pada bumi (tempat sujud) sejajar dengan keddua bahunya atau telinganya, dan dalam keadaan duduk antara dua sujud begitu pun dalam tasyahud ia meletakkannya di atas kedua pahanya dan lututnya dengan dalil masing-masing secara rinci. Dalam rincian Sunnah tersebut tidak tersisa kecuali dalam keadaan berdiri. Dengan demikian dapatlah dimengerti bahwasanya maksud dari hadits Sahl diatas adalah disyari'atkan bagi Mushalli ketika berdiri dalam sholat agar meletakkan tangan kanannya atas lengan kirinya. Sama saja baik berdiri sebelum ruku' maupun sesudahnya. Karena tidak ada riwayat dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam membedakan antara keduanya, oleh karena itu barangsiapa membedakan keduanya haruslah menunjukkan dalilnya. (Kembali pada kaidah ushul fiqh: "asal dari ibadah adalah haram kecuali ada penunjukannya" -per.)

Disamping itu ada pula ketetapan dari hadits Wa-il bin Hujr pada riwayat An-Nasa-i dengan sanad yang shahih: Bahwasanya apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berdiri dalam sholat beliau memegang tangan kirinya dengan tangan kanannya."

Wallaahu a'lamu bishshawab

Thuma-ninah dan Memperlama Dalam I'tidal

"Kemudian angkatlah kepalamu sampai engkau berdiri dengan tegak [sehingga tiap-tiap ruas tulang belakangmu kembali pata tempatnya]." (dalam riwayat lain disebutkan: "Jika kamu berdiri i'tidal, luruskanlah punggungmu dan tegakkanlah kepalamu sampai ruas tulang punggungmu mapan ke tempatnya)."
(Hadits dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dan Muslim, dan riwayat lain oleh Ad-Darimi, Al-Hakim, As-Syafi'i dan Ahmad)

Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam berdiri terkadang dikomentari oleh shahabat: "Dia telah lupa" [karena saking lamanya berdiri].
(Hadits dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhari, Muslim dan Ahmad)

[SUJUD]

SUJUD

Sujud dilakukan setelah i'tidal thuma-ninah dan jawab tasmi' (Rabbana Lakal Hamd...dst).

Caranya

Dengan tanpa atau kadang-kadang dengan mengangkat kedua tangan (setentang pundak atau daun telinga) seraya bertakbir, badan turun condong kedepan menuju ke tempat sujud, dengan meletakkan kedua lutut terlebih dahulu (lihat gambar) baru kemudian meletakkan kedua tangan (lihat gambar) pada tempat kepala diletakkan dan kemudian meletakkan kepala kepala dengan menyentuhkan/menekankan hidung dan jidat/kening/dahi ke lantai (tangan sejajar dengan pundak atau daun telinga).

Dari Wail bin Hujr, berkat, "Aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ketika hendak sujud meletakkan kedua lututnya sebelum kedua tangannya dan apabila bangkit mengangkat dua tangan sebelum kedua lututnya."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Abu Dawud, Tirmidzi An-Nasa'i, Ibnu Majah dan Ad-Daarimy)

"Terkadang beliau mengangkat kedua tangannya ketika hendak sujud."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam An-Nasa'i dan Daraquthni)

"Terkadang Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam meletakkan tangannya [dan membentangkan] serta merapatkan jari-jarinya dan menghadapkannya ke arah kiblat."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Abu Dawud, Al-Hakim, Al-Baihaqi)

"Beliau meletakkan tangannya sejajar dengan bahunya"
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Tirmidzi)

"Terkadang beliau meletakkan tangannya sejajar dengan daun telinganya."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam An-Nasa'i)

Cara Sujud

> Bersujud pada 7 anggota badan (lihat gambar), yakni jidat/kening/dahi dan hidung (1), dua telapak tangan (3), dua lutut (5) dan dua ujung kaki (7). Hal ini berdasar hadits:

Dari Ibnu 'Abbas berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: "Aku diperintah untuk bersujud (dalam riwayat lain; Kami diperintah untuk bersujud) dengan tujuh (7) anggota badan; yakni kening sekaligus hidung, dua tangan (dalam lafadhz lain; dua telapak tangan), dua lutut, jari-jari kedua kaki dan kami tidak boleh menyibak lengan baju dan rambut kepala."
(Hadits dikeluarkan oleh Al-Jama'ah)

> Dilakukan dengan menekan

"Apabila kamu sujud, sujudlah dengan menekan."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad)

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menekankan kedua lututnya dan bagian depan telapak kaki ke tanah."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Al-Baihaqi)

> Kedua lengan/siku tidak ditempelkan pada lantai, tapi diangkat dan dijauhkan dari sisi rusuk/lambung.

Dari Abu Humaid As-Sa'diy, bahwasanya Nabi shalallau 'alaihi wasallam bila sujud maka menekankan hidung dan dahinya di tanah serta menjauhkan kedua tangannya dari dua sisi perutnya, tangannya ditaruh sebanding dua bahu beliau."
(Diriwayatkan oleh Al Imam At-Tirmidzi)

Dari Anas bin Malik, dari Nabi shalallau 'alaihi wasallam bersabda:
"Luruskanlah kalian dalam sujud dan jangan kamu menghamparkan kedua lengannya seperti anjing menghamparkan kakinya."
(Diriwayatkan oleh Al-Jama'ah kecuali Al Imam An-Nasa-i, lafadhz ini bagi Al Imam Al-Bukhari)

"Beliau mengangkat kedua lengannya dari lantai dan menjauhkannya dari lambungnya sehingga warna putih ketiaknya terlihat dari belakang"
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Al-Bukhari dan Muslim)

> Menjauhkan perut/lambung dari kedua paha

Dari Abi Humaid tentang sifat sholat Rasulillah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: "Apabila dia sujud, beliau merenggangkan antara dua pahanya (dengan) tidak menopang perutnya."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Abu Dawud)

> Merapatkan jari-jemari

Dari Wa-il, bahwasanya Nabi shalallau 'alaihi wasallam jika sujud maka merapatkan jari-jemarinya.
(Diriwayatkan oleh Al Imam Al-Hakim)

> Menegakkan telapak kaki dan saling merapatkan/menempelkan antara dua tumit

Berkata 'A-isyah isteri Nabi shalallau 'alaihi wasallam: "Aku kehilangan Rasulullah shalallau 'alaihi wasallam padahal beliau tadi tidur bersamaku, kemudian aku dapati beliau tengah sujud dengan merapatkan kedua tumitnya (dan) menghadapkan ujung-ujung jarinya ke kiblat, aku dengar…"
(Diriwayatkan oleh Al Imam Al-Hakim dan Ibnu Huzaimah)

> Thuma-ninah dan sujud dengan lama

Sebagaimana rukun sholat yang lain mesti dikerjakan dengan thuma-ninah. Juga Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam kalau bersujud baiasanya lama.

"Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menjadikan ruku', berdiri setelah ruku' dan sujudnya juga duduk antara dua sujud hampir sama lamanya."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Al-Bukhari dan Muslim)

Sujud Langsung Pada Tanah atau Boleh Di Atas Alas

"Para shahabat sholat berjama'ah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pada cuaca yang panas. Bila ada yang tidak sanggup menekankan dahinya di atas tanah maka membentangkan kainnya kemudian sujud di atasnya"
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Muslim)

Bacaan Sujud

Rasulullah membaca

SUBHAANA RABBIYAL A'LAA 3 kali
(berdasar hadits yang dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad dll)

atau kadang-kadang membaca

SUBHAANA RABBIYAL A'LAA WA BIHAMDIH, 3 kali
(berdasar hadits yang dikeluarkan oleh Al Imam Abu Dawud dll)

atau

SUBHAANAKALLAAHUMMA RABBANAA WA BIHAMDIKA ALLAAHUMMAGHFIRLII
(berdasar hadits yang dikeluarkan oleh Al Imam Al-Bukhari dan Muslim)

Bacaan Yang Dilarang Selama Sujud

"Ketahuilah bahwa aku dilarang membaca Al-Qur-an sewaktu ruku' dan sujud…"
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Muslim dan Abu 'Awwanah).

BANGUN DARI SUJUD PERTAMA

Setelah sujud pertama -dimana dalam setiap roka'at ada dua sujud- maka kemudian bangun untuk melakukan duduk diantara dua sujud. Dalam bangun dari sujud ini disertai dengan takbir dan kadang mengangkat tangan (Berdasar hadits dari Ahmad dan Al-Hakim).

"Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bangkit dari sujudnya seraya bertakbir"
(Hadits dikeluarkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)

DUDUK ANTARA DUA SUJUD

Duduk ini dilakukan antara sujud yang pertama dan sujud yang kedua, pada roka'at pertama sampai terakhir. Ada dua macam tipe duduk antara dua sujud, duduk iftirasy (duduk dengan meletakkan pantat pada telapak kaki kiri dan kaki kanan ditegakkan) (lihat gambar) dan duduk iq'ak (duduk dengan menegakkan kedua telapak kaki dan duduk diatas tumit). Hal ini berdasar hadits:

Dari 'A-isyah berkata: "Dan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menghamparkan kaki beliau yang kiri dan menegakkan kaki yang kanan, baliau melarang dari duduknya syaithan."
(Diriwayatkan oleh Ahmad dan Muslim)
*Komentar Syaikh Al-Albani: duduknya syaithan adalah dua telapak kaki ditegakkan kemudian duduk dilantai antara dua kaki tersebut dengan dua tangan menekan dilantai.

Dari Rifa'ah bin Rafi' -dalam haditsnya- dan berkata Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam : "Apabila engkau sujud maka tekankanlah dalam sujudmu lalu kalau bangun duduklah di atas pahamu yang kiri."
(Hadits dikeluarkan oleh Ahmad dan Abu Dawud dengan lafadhz Abu Dawud)

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam terkadang duduk iq'ak, yakni [duduk dengan menegakkan telapak dan tumit kedua kakinya].
(Hadits dikeluarkan oleh Muslim)

Waktu duduk antara dua sujud ini telapak kaki kanan ditegakkan dan jarinya diarahkan ke kiblat:

Beliau menegakkan kaki kanannya (Al-Bukhari)

Menghadapkan jari-jemarinya ke kiblat (An-Nasa-i)

Bacaannya

RABBIGHFIRLII, RABBIGHFIRLII

Dari Hudzaifah, bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengucapkan dalam sujudnya (dengan do'a): Rabighfirlii, Rabbighfirlii.
(Hadits dikeluarkan oleh At-Tirmidzi dan Ibnu Majah dengan lafadhz Ibnu Majah)

ALLAAHUMMAGHFIRLII WARHAMNII WA 'AAFINII WAHDINII WARZUQNII
(Abu Dawud)

ALLAAHUMMAGHFIRLII WARHAMNII WAJBURNII WARZUQNII WARFA'NII
(Ibnu Majah)

ALLAAHUMMAGHFIRLII WARHAMNII WAJBURNII WAHDINII WARZUQNII
(At-Tirmidzi)

Thuma-ninah dan Lama

Lihat tata cara ruku' Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dalam sholat.

MENUJU ROKA'AT BERIKUTNYA

Pada masalah ini ada dua tempat/kondisi, yaitu bangkit menuju roka'at berikut dari posisi sujud kedua -pada akhir roka'at pertama dan ketiga- dan bangkit dari posisi duduk tasyahhud awal -pada roka'at kedua.

> Bangkit/bangun dari sujud untuk berdiri (dari akhir roka'at pertama dan ketiga) didahului dengan duduk istirahat atau tanpa duduk istirahat, bangkit berdiri seraya bertakbir tanpa mengangkat kedua tangan. Ketika bangkit bisa dengan tangan bertumpu pada lantai atau bisa juga bertumpu pada pahanya.

Tangan bertumpu pada satu pahanya

Dari Wail bin Hujr dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ,berkata (Wa-il); "Maka tatkala Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersujud dia meletakkan kedua lututnya ke lantai sebelum meletakkan kedua tangannya; Berkata (Wa-il): Bila sujud maka …..dan apabila bangkit dia bangkit atas kedua lututnya dengan bertumpu pada satu paha."
(Hadits dikeluarkan oleh Abu Dawud)

Tangan bertumpu pada lantai (tempat sujud)

Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bertumpu pada lantai ketika bangkit ke roka'at kedua.
(Hadits dikeluarkan oleh Al-Bukhari)

Diselai duduk istirahat

Dari Malik bin Huwairits bahwasanya di malihat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sholat, maka bila pada roka'at yang ganjil tidaklah beliau bangkit sampai duduk terlebih dulu dengan lurus."
(Hadits dikeluarkan oleh Al-Bukhari, Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

> Bangkit dari duduk tasyahhud awwal (dari roka'at kedua) dengan mengangkat kedua tangan seraya bertakbir seperti pada takbiratul ihram.

Mengangkat tangan ketika takbir

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ketika bangkit dari duduknya mengucapkan takbir, kemudian berdiri
(Hadits dikeluarkan oleh Abu Ya'la)

[DUDUK]

DUDUK TASYAHHUD AWWAL DAN TASYAHHUD AKHIR

Tasyahhud awwal dan duduknya merupakan kewajiban dalam sholat

Tempat dilakukannya

Duduk tasyahhud awwal terdapat hanya pada sholat yang jumlah roka'atnya lebih dari dua (2), pada sholat wajib dilakukan pada roka'at yang ke-2. Sedang duduk tasyahhud akhir dilakukan pada roka'at yang terakhir. Masing-masing dilakukan setelah sujud yang kedua.

Cara duduk tasyahhud awwal dan tasyahhud akhir

Waktu tasyahhud awwal duduknya iftirasy (duduk diatas telapak kaki kiri) (lihat gambar) sedang pada tasyahhud akhir duduknya tawaruk (duduk dengan kaki kiri dihamparkan kesamping kanan dan duduk diatas lantai) (lihat gambar), pada masing-masing posisi kaki kanan ditegakkan.

Dari Abi Humaid As-Sa'idiy tentang sifat sholat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, dia berkat, "Maka apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam duduk dalam dua roka'at (-tasyahhud awwal) beliau duduk diatas kaki kirinya dan bila duduk dalam roka'at yang akhir (-tasyahhud akhir) beliau majukan kaki kirinya dan duduk di tempat kedudukannya (lantai dll)."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Abu Dawud)

Letak tangan ketika duduk

Untuk kedua cara duduk tersebut tangan kanan ditaruh di paha kanan sambil berisyarat dan/atau menggerak-gerakkan jari telunjuk dan penglihatan ditujukan kepadanya, sedang tangan kirinya ditaruh/terhampar di paha kiri (lihat gambar).

Dari Ibnu 'Umar berkata Rasulullahi shallallahu 'alaihi wa sallam bila duduk didalam shalat meletakkan dua tangannya pada dua lututnya dan mengangkat telunjuk yang kanan lalu berdoa dengannya sedang tangannya yang kiri diatas lututnya yang kiri, beliau hamparkan padanya."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Muslim dan Nasa-i).

Berisyarat dengan telunjuk, bisa digerakkan bisa tidak

Selama melakukan duduk tasyahhud awwal maupun tasyahhud akhir, berisyarat dengan telunjuk kanan, disunnahkan menggerak-gerakkannya. Kadang pada suatu sholat digerakkan pada sholat lain boleh juga tidak digerak-gerakkan.

"Kemudian beliau duduk, maka beliau hamparkan kakinya yang kiri dan menaruh tangannya yang kiri atas pahanya dan lututnya yang kiri dan ujung sikunya diatas paha kanannya, kemudian beliau menggenggam jari-jarinya dan membuat satu lingkaran kemudian mengangkat jari beliau maka aku lihat beliau menggerak-gerakkannya berdo'a dengannya."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad, Abu Dawud dan An-Nasa-i).

"Dari Abdullah Bin Zubair bahwasanya ia menyebutkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berisyarat dengan jarinya ketika berdoa dan tidak menggerakannya."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Abu Dawud).

Membaca do'a At-Tahiyyaat dan As-Sholawaat

Do'a tahiyyat ini ada beberapa versi, untuk hendaklah dipilih yang kuat dan lafadhznya belum ditambah-tambah. Salah satu contoh riwayat yang baik adalah sebagai berikut:

Berkata Abdullah : "Kami apabila shalat di belakang nabi shallallahu 'alaihi wa sallam keselamatan atas jibril dan mikail keselamatan atas si fulan dan si fulan maka rasulullah berpaling kepada kami. Lalu beliau shallallahu 'alaihi wa sallam berkata : sesungguhnya Allah itu As-salam maka apabila shalat hendaklah kalian itu mengucapkan:

"AT-TAHIYYAATU LILLAHI WAS SHOLAWATU WAT THAYYIBAAT, AS-SALAMU'ALAIKA AYYUHAN NABIY WA RAHMATULLAHI WA BARAKATUHU, AS-SALAAMU 'ALAINA WA 'ALAA 'IBAADILLAHIS SHALIHIN. ASYHADU ALLAA ILAHA ILLALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN 'ABDUHU WA RASULUHU"

artinya: segala kehormaatan, shalawat dann kebaikan kepunyaan Allah, semoga keselamatan terlimpah atasmu wahai Nabi dan juga rahmat Allah dan barakah-Nya. Kiranya keselamatan tetap atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang shalih; -karena sesungguhnya apabila kalian mengucapkan sudah mengenai semua hamba Allah yang shalih di langit dan di bumi- Aku bersaksi bersaksi bahwa tidak ada ilah yang haq selain Allah dan aku bersaksi bahwasanya Muhammmad itu hamba daan utusan-Nya.
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Al Bukhari).

Dari Ka'ab bin Ujrah berkata : "Maukah aku hadiahkan kepadamu sesuatu ? Sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam datang kepada kami, maka kami berkata : 'Ya Rasulullah kami sudah tahu bagaimana cara mengucapkan salam kepadamu, lantas bagaimana kami harus bershalawat kepadamu? Beliau berkata : ucapkanlah:

"ALLAAHUMMA SHALLI 'ALA MUHAMMAD WA 'ALAA AALI MUHAMMAD KAMAA SHALLAITA 'ALAA AALI IBRAHIIM, INNAKA HAMIIDUM MAJIID. ALLAAHUMMA BAARIK 'ALAA MUHAMMAD WA 'ALAA AALI MUHAMMAD KAMAA BARAKTA 'ALAA AALI IBRAHIIM, INNAKA HAMIIDUM MAJIID."

artinya: "Ya Allah berikanlah Shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibarahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung. Ya Allah berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkati keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung."

Berdo'a berlindung dari empat (4) hal.

Hal ini dilakukan pada duduk tasyahhud akhir saja.

…..Apabila kamu telah selesai bertasyahhud akhir maka…
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad, Muslim, Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Agar tidak menyalahi riwayat -hadits Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam- ini maka dalam tasyahhud awwal bacaannya berhenti sampai membaca sholawat pada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, sedang ta'awudz (berlindung dari 4 hal) ini dibaca hanya ketika tasyahhud akhir.

Dari Abu Hurairah berkata; berkata Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam : "Apabila kamu telah selesai bertasyahhud maka hendaklah berlindung kepada Allah dari empat (4) hal, dia berkata:

"ALLAAHUMMA INNII A'UUDZUBIKA MIN 'ADZAABI JAHANNAMA WA MIN 'ADZAABIL QABRI WA MIN FITNATIL MAHYAA WAL MAMAAT WA MIN FITNATIL MASIIHID DAJJAAL."

artinya: "Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari siksa jahannam, siksa kubur, fitnahnya hidup dan mati serta fitnahnya Al-Masiihid Dajjaal."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Al-Bukhari dan Muslim dengan lafadhz Muslim)

Berdo'a dengan do'a/permohonan lainnya

…kemudian (supaya) dia memilih do'a yang dia kagumi/senangi…
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad dan Al-Bukhari)

SALAM

Salam sebagai tanda berakhirnya gerakan sholat, dilakukan dalam posisi duduk tasyahhud akhir setelah membaca do'a minta perlindungan dari 4 fitnah atau tambahan do'a lainnya.

"Kunci sholat adalah bersuci, pembukanya takbir dan penutupnya (yaitu sholat) adalah mengucapkan salam."
(Hadits dikeluarkan dan disahkan oleh Al Imam Al-Hakim dan Adz-Dzahabi)

Caranya

Dengan menolehkan wajah ke kanan seraya mengucapkan do'a salam kemudian ke kiri.

Dari 'Amir bin Sa'ad, dari bapaknya berkata: Saya melihat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memberi salam ke sebelah kanan dan sebelah kirinya hingga terlihat putih pipinya.
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad, Muslim dan An-Nasa-i serta ibnu Majah)

Dari 'Alqomah bin Wa-il, dari bapaknya, ia berkata: Aku sholat bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam maka beliau membaca salam ke sebelah kanan (menoleh ke kanan): "As Salamu'alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh." Dan kesebelah kiri: "As Salamu'alaikum Wa Rahmatullahi."
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Abu Dawud)

Macam-macam Bacaan Salam

Kadang-kadang beliau membaca:

As Salamu'alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh--- As Salamu'alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh

atau

As Salamu'alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh--- As Salamu'alaikum Wa Rahmatullahi
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah)

atau

As Salamu'alaikum Wa Rahmatullahi--- As Salamu'alaikum Wa Rahmatullahi

(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Muslim)

atau

As Salamu'alaikum Wa Rahmatullahi--- As Salamu'alaikum
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad dan An-Nasa-i)

atau

As Salamu'alaikum dengan sedikit menoleh ke kanan tanpa menoleh ke kiri
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Al-Baihaqi dan Ath-Thabrani)

Gerak yang dilarang

Sering terlihat orang yang mengucapkan salam ketika menoleh ke-kanan dibarengai dengan gerakan telapak tangan dibuka kemudian ketika menoleh ke kiri tangan kirinya di buka. Gerakan tangan ini dilarang oleh shallallahu 'alaihi wa sallam.

"Mengapa kamu menggerakkan tangan kamu seperti gerakan ekor kuda yang lari terbirit-birit dikejar binatang buas? Bila seseorang diantara kamu mengucapkan salam, hendaklah ia berpaling kepada temannya dan tidak perlu menggerakkan tangannya." [Ketika mereka sholat lagi bersama Rasullullah, mereka tidak melakukannya lagi]. (Pada riwayat lain disebutkan: "Seseorang diantara kamu cukup meletakkan tangannya di atas pahanya, kemudian ia mengucapkan salam dengan berpaling kepada saudaranya yang di sebelah kanan dan saudaranya di sebelah kiri).
(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Muslim, Abu 'Awanah, Ibnu Khuzaimah dan At-Thabrani).

Diantara gerakkan bid’ah yang dilakukan saat salam adalah gerakkan yang dilakukan oleh orang syi’ah dengan menepukkan kedua tangannya di atas paha tiga kali, sebagai pengganti salam dengan menoleh ke kanan dan ke kiri. Hal seperti ini dilakukan oleh syi’ah Iran dan sekitarnya. Maksud dari gerakan itu adalah melaknat malaikat Jibril karena mereka mengatakan Jibril telah salah menyampaikan wahyu.

Dzikir Setelah Sholat

Dari Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz kepada seluruh orang melihat tulisan ini dari kalangan kaum muslimin

“Merupakan dari perbuatan sunnah, seorang muslim mengucapkan setelah setiap shalat fardu membaca ASTAGHFIRULLAH tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan:

ALLAHUMMA ANTAS SALAAM WA MINKAS SALAAM TABAARAKTA YAA DZAL JALAALI WAL IKRAAM

LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIIKALAHU, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WAHUWA 'ALAA KULLI SYAI-IN QADIIR, LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLA BILLAH

LAA ILAAHA ILLALLAHU, LAA NA'BUDU ILLA IYYAHU, LAHUN NI'MATU WALAHUL FADHLU WALAHUTS TSANAA-UL HASAN, LAA ILAAHA ILLALLAHU, MUKHLISHIINA LAHUDDINA WALAU KARIHAL KAAFIRUUN, ALLAHUMMA LAA MAA NI'A LIMAA A'THOITA, WA LAA MU'TIYA LIMAA MANA'TA, WALAA YANFA' DZAL JADDI MINKAL JADDU.

Khusus setelah shalat subuh dan maghrib, bacalah zikir yang dibawah ini sepuluh kali setelah mengucapkan zikir yang di atas:

LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIIKALAHU, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU YUHYII WAYUMIIT WAHUWA 'ALAA KULLI SYAI-IN QADIIR

Kemudian membaca: SUBHAANALLAH tigapuluh tiga kali, ALHAMDULILLAH tigapuluh tiga kali; ALLAHU AKBAR tigapuluh tiga kali; untuk melengkapi bilangan menjadi seratus bacalah:

LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIIKALAHU, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WAHUWA 'ALAA KULLI SYAI-IN QADIIR

Kemudian membaca ayat kursi, kemudian surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Nas, kalau seandainya setelah shalat subuh dan maghrib dibaca tiga kali.

Cara Sholat yang Khusuk


Shalat yang khusyu; itu merupakan ciri khas dari seorang mukmin sejati. Sebab ketika menjelaskan hal itu, Allah SWT telah menyebutkan bahwa salah satu ciri mereka adalah yang dalam shalatnya khusyu’.
Telah beruntunglah orang-orang mukmin, yaitu orang-orang yang khusyu' dalam sembahyangnya, (QS.Al-Mu’minum : 1-2)

Selain itu Rasulullah SAW pun menjanjikan kepada orang yang khusyu’ dalam shalatnya :
Tiada seorang mu’min pun yang berwudhu dan membaguskannya, lalu shalat dua rakaat dengan menghadapkan hati dan wajahnya kepada Allah SWT kecuali diwajibkan kepadanya untuk masuk surga/
Para ulama menjelaskan bahwa yang namanya khusu itu ada beberapa ciri :


1. Tidak menghadirkan segala sesuatu yang diluar aktifitas shalat.
2. Teratur dan tenang dalam gerakan anggota badan di dalam shalat. Tidak banyak gerakan yang dilakukannya seperti bermain dengan jenggotnya, membetulkan selendang atau kopiah dan lainnya.
Abu Hurairah ra meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW melihat seorang yang memainkan jenggotnya dalam shalatnya. Beliau bersabda,”Bila hati khusyu, maka pastilah anggota tubuhnya ikut khusyu”
Dari Abu Zarr ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,Bila kamu shalat, sesungguhnya rahmat itu sedang menuju kepadanya, maka janganlah memainkan kerikil.

3. Merasakan bahwa dirinya sedang berada dalam perhatian Allah SWT Yang Maha Mengetahui apa yang nampak dan yang tertutup.
Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia-lah keempatnya. Dan tiada lima orang, melainkan Dia-lah keenamnya. Dan tiada pembicaraan antara jumlah yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia berada bersama mereka di manapun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.(QS.Al-Mujadilah : 7)




4. Mentadabburkan / menghayati bacaan shalat yang diucapkannya dengan memahami maknanya secara umum. Baik surat Al-Fatihah, ayat-ayat Al-Quran Al-Kariem ataupun bacaan tatkala ruku, sujud dan lainnya.
Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur'an ? Kalau kiranya Al Qur'an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.(QS.An-Nisa : 82)
Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quraan ataukah hati mereka terkunci?(QS.Muhammad : 24)
Bagaimana mungkin seorang bisa dikatakan khusyu kalau dia tidak paham apa yang dibacanya. Maka memahami bacaan shalat adalah salah satu kunci khusyu itu sendiri.

5. Mengosongkan hati dari linasan pemikiran lainnya, sebab bersihnya hati dan pikiran dari hal-hal di luar shalat merupakan inti dari kekhusyuan itu sendiri. Meski pun bukan berarti terlepas total dan tidak sadarkan diri dari apa yang terjadi di sekelilingnya.
Tentunya shalat yang khusyu seperti di atas perlu dilatih dan dibiasakan. Dan salah satu caranya adalah jangan melakukan shalat dengan kondisi yang terburu-buru, menahan buang hajat, atau shalat di tengah kesibukan yang sangat yang akan mengacaukan konsentrasi. Juga jangan ketika dalam ketidak tenangan.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.



Comments :

5 komentar to “CARA SHOLAT / SHALAT, BELAJAR SHOLAT / SHALAT, GERAKAN SHOLAT, TATA CARA SHOLAT, TUNTUNAN SHOLAT by Riza”

Anonim mengatakan...
on 

Pertamax... pak, makasih info untuk anak saya nanti biar bisa sholat

Anonim mengatakan...
on 

Pak makasih. emang kita kudu begitu kalau tidak sekarang besok malah disholatkan orang lain. Ernawati

Anonim mengatakan...
on 

Anakku lagi belajar sholat. terimakasih. Yeny

MUHAROM BLOG mengatakan...
on 

MEMANG SHOLAT ITU TIANG AGAMA,...
DAN KITA HARUS MENEGAKKANNYA,...

MUHAROM BLOG mengatakan...
on 

MEMANG SHOLAT ITU TIANG AGAMA, DAN QT KUDU MENEGAKKANNYA,.!!!

SYUKRON INFORMNYA...

Poskan Komentar

Kembali keatas

 

Mengenai Saya

Foto Saya
RIZANET
Indonesia
Untuk Koleksi Pribadi agar mudah mencari artikel saya
Lihat profil lengkapku

Paling ATAS^^^

Copyright © 2010 by Rizanet FREEWARE

blogger logo